"It's only through writing that I've ever been able to suppress life's personal disappointments. When I can't write I feel anxious and out of sorts and am easily riled, though I'm usually able to control my emotions..."
- Pramoedya Ananta Toer (The Mute's Soliloquy: A Memoir)
["Hanya dengan menulis aku mampu menekan segala kekecewaan peribadi hidup. Bila aku tidak menulis, aku merasa cemas & tidak keruan serta mudah gusar, walau selalunya aku bisa mengawal emosiku..."]

Saturday, February 17, 2018

Treler: HANYA... CINTA

Perasaan itu ada,
agar cinta dapat dirasakan.
Logika itu hadir, agar cinta tidak dibutakan.
HANYA... CINTA.
Dia menanti...
Si puteri yang bakal menjadi suri di hati...
Berbicara dari hati ke hati perihal masa depan bersama.
Cinta ini...
... Menjadikan siapa kita, saat bersama.
Walau sekadar imaginasi,
kenyataan di dalam hati pasti.
Cinta itu ada pada si dia yang menolak pergi,
juga pada si dia menerima di sini.
Terlahirnya keindahan... diwarisi lagi.
Hidup memang indah tetapi jua pergi kembali ke akar umbi.
Yang tinggal hanya mampu mengingati,
mengenang kembali.
Apabila cinta berulang kembali,
pasti bahagia bertemu nanti.

 

No comments: