"It's only through writing that I've ever been able to suppress life's personal disappointments. When I can't write I feel anxious and out of sorts and am easily riled, though I'm usually able to control my emotions..."
- Pramoedya Ananta Toer (The Mute's Soliloquy: A Memoir)
["Hanya dengan menulis aku mampu menekan segala kekecewaan peribadi hidup. Bila aku tidak menulis, aku merasa cemas & tidak keruan serta mudah gusar, walau selalunya aku bisa mengawal emosiku..."]

Thursday, January 10, 2013

DI SEBALIK PEMBIKINAN 'KAYANGAN DEWIKU'


Pada tahun 2007, saya begitu menghayati sebuah lagu Cina berjudul 'Tong Hua' (童话) yang dicipta & dinyanyikan sendiri oleh Michael Wong (aka Guang Liang), seorang artis Malaysia yang ketika itu sedang meningkat naik di serata Asia. Titipan melodi, cara penyampaian & maksud liriknya sangat menyentuh hati saya. Kemudian saya dengar versi Melayu yang dinyanyikan oleh Aliff Aziz berjudul 'Cinta Arjuna', namun bait liriknya (secara peribadi) saya rasakan tidak selari dengan melodi apatah lagi lari tema dengan versi asalnya. Terus saya termampan untuk mencipta lirik saya sendiri berjudul 'Kayangan Dewiku' dan inilah hasilnya...

Daku berkata di hati ini
Tiada cinta terindah bagiku
Aku memberi sepenuh jiwa
Tanpa meragui segala yang lara
Kau amat kucinta
Dewi kayangan mengapa
tak ku kenang dirimu sama
Mimpiku bermuram
Tika saat kuhiba
Kau menghilang dari pandangan
Ku impikan kayangan dewiku yang dirindu
Jangankan kau mungkiri janji ini
Percayalah
Kau memori cintaku terabadi
Sang bayu riang selalu

Kemudian selepas pemergian arwah ibu saya pada akhir Ogos 2009, hampir 3 bulan kemudian saya berazam untuk kembali melukis karya komik pendek terbaru untuk diterbitkan dalam majalah GEMPAK™. Masih terpengaruh dengan keistimewaan 'Tong Hua' & ingin mengeksploitasikan bait lirik yang saya cipta pada tahun 2007, maka terciptalah komik 12 mukasurat berjudul 'Kayangan Dewiku'. Ketika itu saya sedang sibuk menyunting koleksi karya-karya cerpen 'Pentas Realiti' saya yang dibukukan berjudul 'Pentas Realiti: Aspirasi Seni' untuk terbitan akhir tahun tersebut. 'Kayangan Dewiku' menjadi karya komik pendek pertama saya yang diterbitkan pada tahun 2010 khusus buat para pembaca majalah GEMPAK™, & yang pertama saya toning sendiri selepas 'Pentas Realiti: Aspirasi Seni'.

SAYA SELEPAS 'PENTAS REALITI: ASPIRASI SENI'

Ketika dalam pembikinan komik ini, saya telah menyelitkan bait lirik yang saya cipta itu sebagai puisi yang tercatat di dalamnya. Kepada sesiapa yang pernah memiliki isu majalah GEMPAK™ dimana komik ini diterbitkan pasti pernah terbaca puisi tersebut. 

12 M/SURAT KOMIK - 'KAYANGAN DEWIKU'

Untuk pengetahuan, saya telah menyanyi & merakamkan sendiri bait puisi tersebut sebagai lirik lagu mengikut melodi asalnya (versi piano) pada awal tahun 2010 & telah berlatih menyanyikannya ketika proses meyiapkan komiknya pada November 2009. Namun ketika itu saya tidak cukup yakin untuk berkongsi hasilnya (kerana di hujung lagu tiada penyudah yang dirasa sempurna). Namun hari ini, saya rasa ia sudah boleh didengar seadanya...

Vokal dirakam pada Jan 2010, disunting semula (dengan bacaan puisi) pada Jan 2013 | Lagu asal berjudul 'Tong Hua' oleh Guang Liang (aka Michael Wong) | music by (-TBA-)

2 comments:

bootuck said...

Bahasa puisi yang m'asyikan...best gak suara ayour...

Fakhrul Anour said...

Trimas... ^_^.